Direksi Semen Baturaja Dirombak, Daconi Jadi Dirut

Direksi Semen Baturaja

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – Direksi Semen Baturaja dan jajaran komisaris resmi mengalami perombakan pada Jumat (25/03/2022).

Perombakan jajaran komisaris dan direksi Semen Baturaja ini dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2021 di Wisma Antara, Jakarta Pusat.

Dari hasil RUPST ini, Direktur Utama resmi dijabat oleh Daconi, menggantikan pejabat sebelumnya, yaitu Jobi T Hasjim.

Daconi dipercaya oleh pemegang sahan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) menjabat sebagai pimpinan di perusahaan ini, dimana sebelumnya ia menjabat sebagai Direktur Produksi dan Pengembangan.

Sebelumnya, Deconi sudah malang melintang di industri semen Indonesia, di antaranya bekerja di PT Chandra Asri Petrochemical sejak tahun 1995 hingga 1997.

Kemudian di PT Semen Padang di Divisi Humas sejak tahun 1997 hingga 2017, dan mulai berkarier di SMBR.

Dengan berbekal segudang pengalaman dan prestasi, Deconi kini menjadi Dirut pada jajaran Direksi Semen Baturaja.

Komisaris Utama Semen Baturaja, Franky Sibarani mengatakan, perubahan susunan pengurus ini dilandasi untuk pemenuhan kebutuhan dalam menghadapi tantangan ke depan.

Menurutnya, perseroan juga memberikan apresiasi kepada pejabat yang lama atas kontribusi dan kinerja yang telah diberikan selama berkarier di PT Semen Baturaja.

Dengan posisi Daconi yang naik jabatan sebagai Dirut, maka jabatan yang ia tinggalkan akan diisi oleh Suherman Yahya.

Kemudian jabatan direktur keuangan dan manajemen risiko yang selama ini dipercayakan kepada M Jamil juga diganti oleh Tubagus M Dharury.

Lalu jabatan direktur umum dan sumber daya manusia (SDM) juga diserahkan kepada Gatot Mardiana, menggantikan pejabat yang lama yaitu Amrullah.

PERUBAHAN KOMISARIS

Selain perubahan posisi pada direksi Semen Baturaja, Endang Tirtana yang selama ini menjabat komisaris independen juga diberhentikan, lalu mengangkat Oke Nurwan menjadi komisaris.

Franky Sibarani menjelaskan, RUPST kali ini digelar secara daring dan luring dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Dijelaskanya, para pemegang saham memberikan persetujuan untuk 7 mata acara, mulai dari persetujuan laporan tahunan direksi, pelaksanaan tugas pengawasan komisaris, hingga pengesahan laporan keuangan tahun 2021.

“Dalam rapat ini juga dilakukan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya kepada direksi Semen Baturaja dan dewan komisaris atas kinerja yang telah berjalan sepanjang tahun 2021,” ungkapnya.

Kemudian laporan keuangan program pendanaan usaha mikro kecil juga disetujui, sekaligus pelunasan dan pembebasan tanggung jawab kepada direksi dan dewan komisaris atas pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama 2021.

Terakhir, dilakukan penetapan penggunaan laba bersih dan cadangan investasi perusahaan, lalu penetapan tantiem 2021 dan penghasilan direksi serta dewan komisaris untuk tahun buku 2022. []