Dukung Percepatan Penyelesaian Santunan, Jasa Raharja Kalsel Lakukan Survei Ahli Waris di Pelaihari

jasa raharja kalsel

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – Korban kecelakaan lalu lintas jalan dijamin perlindungannya oleh Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 dimana dalam pelaksanaannya dijalankan oleh Jasa Raharja. Kecelakaan lalu lintas yang terjadi harus dilaporkan kasus kejadiannya oleh setiap masyarakat terlibat kepada pihak yang berwenang yakni pihak kepolisian. Laporan Polisi menjadi dasar Jasa Raharja untuk hadir melindungi masyarakat Kalimantan Selatan dalam memberikan santunan kepada pihak yang bukan penyebab kecelakaan.

“Jasa Raharja Kalsel bertugas menyantuni masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas jalan sesuai Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964, pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan lalu lintas lawan truk di Kecamatan Penajam berhak menerima santunan,” petugas Jasa Raharja Samsat Pelaihari, Triyono, Selasa (10/10/2023).

Dijelaskan lebih lanjut, “Saat ini, untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, Jasa Raharja tidak memberikan santunan kepada korban kecelakaan akibat pelanggaran lalu lintas”.

Berdasarkan survei ahli waris, maka santunan meninggal dunia yang menimpa korban atas nama Zainal Arifin diserahkan kepada ayah korban sebagai ahli waris yang sah senilai Rp 50 juta melalui mekanisme transfer.

Jasa Raharja berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik dan menyampaikan hak santunan kepada ahli waris korban kecelakaan lalu lintas jalan sesuai UU No 34 Tahun 1964. Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk berhati-hati dalam berkendara dan patuh terhadap aturan berlalu lintas yang berlaku. []