Gerak Cepat Jasa Raharja Sumatera Utara Tangani Seluruh Korban Kecelakaan Beruntun Truk Fuso di Kabupaten Simalungun

jasa raharja sumut

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – Simalungun – Jasa Raharja Sumatera Utara menjamin seluruh korban kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Lintas Saribudolok – Pematangsiantar, Kelurahan Merek Jaya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun pada Rabu (24/01/2024).

Kepala Jasa Raharja Cabang Sumatera Utara, Mulyadi didampingi Kepala Bagian Operasional, Suryo Setyantoro Putro dan Kepala Perwakilan Pematang Siantar, Akbar Atas Aji bergerak cepat mengujungi korban kecelakaan beruntun yang dirawat di Rumah Sakit Tuan Rondahaim, Simalungun.

”Jasa Raharja menyampaikan turut berduka atas musibah yang terjadi. Semoga keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan, dan korban yang sedang mendapat perawatan segera disembuhkan seperti sedia kala.” ungkap Mulyadi.

Lebih lanjut, Mulyadi menyampaikan seluruh korban terjamin UU No 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. ”Sebagaimana Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/PMK.010/2017 Tahun 2017, korban meninggal dunia mendapat santunan sebesar Rp 50 juta yang diserahkan kepada ahli waris yang sah. Sementara untuk korban luka-luka, mendapat jaminan biaya perawatan maksimal Rp 20 juta yang dibayarkan kepada pihak rumah sakit tempat korban dirawat,” ujarnya.

Santunan sebagai perlindungan dasar, merupakan wujud kehadiran negara terhadap masyarakat. Jasa Raharja sebagai Badan Usaha Milik Negara yang menjalankan amanah tersebut, senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik, mudah, cepat dan tepat.

Atas musibah tersebut Jasa Raharja menghimbau kepada seluruh pengguna jalan raya agar senantiasa waspada dan berhati-hati. ”Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, memastikan kelayakan kendaraan sebelum digunakan, melakukan pengecekan kondisi tubuh, serta selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan bersama” tutupnya.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 14.15 WIB tersebut, bermula saat mobil truk Fuso bernomor polisi BK-9957-CE datang dari arah Saribudolok menuju arah Pematangsiantar. Sesampainya di tempat kejadian perkara, Truk Fosu diduga mengalami rem blong dan menabrak sedikitnya tujuh mobil dan delapan sepeda motor yang terparkir di sisi jalan. Di saat bersamaan, mobil rombongan korban datang dari arah berlawanan, truk hilang kendali hingga mengakibatkan mobil tertimpa bagian belakang truk. Pada saat kejadian, di lokasi sedang berlangsung pesta adat warga setempat sehingga banyak undangan memarkirkan kendaraan di sisi jalan. Musibah tersebut menyebabkan enam orang meninggal dunia dan lima orang luka-luka. Seluruh korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Tuan Rondahaim, Simalungun. []