Jalan Trans Kalimantan Sungai Ambawang Kembali Memakan Korban, JR Kalbar Serahkan Santunan

PT Jasa Raharja

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – Jalur Trans Kalimantan Sungai Ambawang kembali memakan korban jiwa. Seorang pemuda berusia 25 tahun meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan sebuah truck trailer di Desa Sungai Ambawang, Kubu Raya pada Kamis, 19 Mei 2022 sore. Korban meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RS Antonius untuk mendapat perawatan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Jasa Raharja Kalbar, Wisnu Wardana melalui Penanggung Jawab Samsat Kubu Raya, Eryan Syaftari Bersama dengan anggota unit laka Polres Kubu Raya menyambangi rumah duka pada Jumat, 20 Mei 2022 untuk menyampaikan rasa dukacita sekaligus melakukan survey keabsahan ahli waris.

“Hari ini kami mewakili perusahaan menyampaikan rasa dukacita yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah kecelakaan yang terjadi. Dalam kesempatan tersebut, kami juga melakukan survey keabsahan ahli waris korban guna penyerahan santunan”, ucap Eryan.

Sesuai dengan ketentuan dalam peraturan menteri keuangan Nomor 16/PMK.010/2017, ahli waris yang sah dari korban berhak menerima santunan sebesar 50 juta rupiah.

“Santunan telah kami serahkan hari ini kepada orang tua korban mengingat korban belum menikah, sehingga ahli waris yang sah dari korban adalah orang tua. Dana santunan ini memang tidak bisa mengganti nyawa, tapi kami berharap dengan santunan ini bisa sedikit membantu keluarga”, lanjutnya.

Pihaknya juga senantiasa mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada saat berkendara utamanya di jalanan yang lurus dan sepi karena kondisi ini seringkali membuat pengendara mengantuk dan kehilangan fokus yang bisa menyebabkan kecelakaan.

“Selalu waspada dan fokus dalam berkendara serta pertimbangkan jarak aman saat hendak menyalip kendaraan agar perjalanan aman dan selamat”, tutupnya.

PT Jasa Raharja yang tergabung dalam Indonesia Financial Group (IFG) senantiasa mengedepankan transformasi digital pelayanan, melalui sistem yang terintegrasi dengan Korlantas Polri, BPJS, Ditjen Dukcapil dan Perbankan sehingga dapat memudahkan dalam penyerahan hak masyarakat atas santunan Jasa Raharja dapat diterima dengan cepat dan tepat. []