Jaringan GasKita Dibangun PGN Untuk Kurangi Impor

GasKita

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – Jaringan GasKita yang merupakan program jaringan gas rumah tangga mulai dibangun oleh PT PGN Tbk.

Pembangunan Jaringan GasKita dilakukan di empat provinsi, yaitu Lampung, Banten, Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Sementara titik lokasi jaringan GasKita tersebar di 11 Kabupaten dan Kota yaitu Bandar Lampung, Bekasi, Cilegon, Cirebon, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Karawang, Kota Tanggerang, Kabupatan Tanggerang, dan Bogor.

CEO Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk M Haryo Yunianto mengatakan pembangunan jaringan gas bumi ini adalah bagian dari upaya pemanfaatan energi bersih ramah lingkungan.

Dengan pemanfaatan gas bumi di banyak daerah, diharapkan dapat membantu pemerintah menekan subsidi energy dan juga mengurangi pasokan gas impor.

Dijelaskannya skema pembangunan jrgas ini dilakukan melalui investasi internal PGN dengan target 4 juta Sambungan Rumah tangga (SR) di seluruh wilayah.

“PGN terus berupaya memanfaatkan energi ramah lingkungan, salah satunya dengan memulai pembangunan Jargas GasKita di 11 kabupaten kota. Langkah ini adalah komitmen nyata untuk pemanfaatan energi domestik nasional,” kata M Haryo Yunianto, Selasa (2/8/2022).

Haryo Yunianto menyebutkan selama ini subsidi energi impor menjadi salah satu beban APBN yang sangat besar.

Untuk itu pemerintah menyiapkan program jargas masuk dalam RPJMN Tahun 2020-2024, dengan target awal jargas GasKita bisa mencapai
92 ribu sambungan.

Adapun target pemasangan Jaringan GasKita di tahun 2022 yaitu 400 ribu sambungan menggunakan jenis Pipa Polyethylene (PE) yang diproduksi di dalam negeri.

Haryo menjelaskan, selain pemanfaatan sumber daya dalam negeri, program ini juga harus mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri, dengan target TKDN minimal sebesar 45 persen.

“Jaringan gas bumi yang hadir di berbagai daerah akan memberikan multiplier effect untuk peningkatan ekonomi, termasuk penyerapan tenaga kerja lokal dan pelibatan berbagai mitra kerja PGN yang ada daerah pembangunan,” ungkapnya.

PGN berkomitmen untuk terus memperluas pemanfaatan gas bumi secara nasional di seluruh sektor guna peningkatan energi bersih ramah lingkungan.

Sehingga pemerintah bisa mendapat solusi nyata dalam menjalankan transisi energy hijau dan menekan emisi karbon.

Subholding Gas Pertamina ini tak hanya fokus penggunaan gas bumi pada masyarakat, tapi juga membangun Proyek Gasifikasi Pembangkit Listrik di 10 titik lokasi. []