Lebaran 2026 Lebih Lancar, Jasa Marga Operasikan Empat Ruas Tol Gratis

Tol Gratis

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – Pemerintah menyiapkan paket insentif transportasi untuk mendukung kelancaran mudik Lebaran 2026. Program ini mencakup potongan tarif berbagai moda transportasi, termasuk jalan tol. Kebijakan tersebut bertujuan menekan beban biaya perjalanan masyarakat serta menjaga kelancaran arus lalu lintas nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, diskon tarif tol telah masuk dalam daftar stimulus prioritas pemerintah. Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar untuk mendukung seluruh program insentif transportasi selama periode Lebaran. Skema ini mencakup penerbangan, kereta api, angkutan laut, angkutan darat, dan jalan tol.

Airlangga menjelaskan bahwa detail teknis pemberian diskon akan diumumkan secara terintegrasi melalui platform pemesanan daring masing-masing moda. Mekanisme ini bertujuan memudahkan masyarakat memperoleh informasi serta memastikan distribusi perjalanan berjalan lebih merata.

Dari sisi operator, PT Jasa Marga (Persero) Tbk menegaskan kesiapan penuh dalam mendukung kebijakan pemerintah. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menilai diskon tarif tol bukan hanya bertujuan menekan biaya perjalanan, tetapi juga mengatur distribusi waktu mudik. Strategi tersebut dinilai mampu mengurangi lonjakan kendaraan pada puncak arus mudik.

Empat Ruas Tol Gratis Jadi Andalan Lebaran 2026

Selain kebijakan diskon, Jasa Marga menyiapkan langkah strategis melalui pengoperasian Tol Gratis secara fungsional. Sebanyak empat ruas tol akan dibuka tanpa tarif selama masa mudik dan balik Lebaran 2026. Total panjang ruas mencapai 121,64 kilometer dan tersebar di sejumlah jalur utama.

Empat ruas tersebut meliputi Tol Jakarta–Cikampek II Selatan (Japek II Selatan), Tol Yogyakarta–Bawen segmen Ambarawa–Bawen, Tol Jogja–Solo segmen Prambanan–Purwomartani, serta Tol Probolinggo–Banyuwangi tahap awal Probolinggo–Besuki. Seluruh ruas tersebut diproyeksikan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan.

Menurut Rivan, pengoperasian tol fungsional gratis menjadi solusi jangka pendek untuk meningkatkan kapasitas jalan nasional. Kebijakan ini juga memberi manfaat langsung bagi pemudik, terutama pada koridor padat di Pulau Jawa.

Pemerintah berharap sinergi antara diskon tarif dan pembukaan tol gratis mampu menciptakan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan efisien. Dengan dukungan infrastruktur yang semakin memadai, arus mudik Lebaran 2026 ditargetkan berjalan lebih lancar, sekaligus mendorong pergerakan ekonomi di berbagai daerah. []