Jasa Raharja Aceh Turut Serta Dalam Razia Gabungan Di Kabupaten Aceh Besar

Di Kabupaten Aceh Besar

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – Jasa Raharja Cabang Aceh diwakili oleh Denny Hermawan Staf Adm Tk I Subbagian iuran wajib, mengikuti giat razia gabungan bersama Dinas Perhubungan Kab Aceh Besar, BPKA, Satlantas Polres Aceh Besar, serta Polisi Milter Banda Aceh. Razia dilakukan di Jl Lintas Banda Aceh Meulaboh Kabupaten Aceh Besar(22/06).

Dalam razia ini masih banyak ditemukan kendaraan yang terjadi pelanggaran lalu lintas termasuk kendaraan yang mati pajak, kelengkapan berkendara yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku serta mensosialisasikan pengendara bermotor untuk patuh dengan rambu-rambu yang berlaku bertujuan agar menekan jumlah laka lantas semakin menurun.

Kepala UPTD Samsat Aceh Besar Drs Masri didampingi petugas Staf Adm Tk I Subbagian iuran wajib, Denny Hermawan mengatakan, “Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berkendara di jalan raya dan kepatuhan dalam melakukan kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), SWDKLLJ dan IWKBU.”

Regy S. Wijaya selaku Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Aceh menyatakan bahwa “Jasa Raharja Cabang Aceh bersinergi dan bekerjasama dengan mitra terkait dalam pelaksanaan operasi gabungan tertib administrasi di wilayah Provinsi Aceh. Termasuk juga guna melihat  tingkat kepatuhan pembayaran SWDKLLJ yang merupakan salah satu sumber kontribusi bagi Jasa Raharja di Aceh khususnya guna mendukung pembayaran Santunan bagi korban kecelakaan..”

Melalui operasi gabungan bersama mitra ini Jasa Raharja juga berkesempatan memberikan edukasi kepada masyarakat yang terjaring dalam Operasi Gabungan. Petugas Jasa Raharja di lapangan secara interaktif menjelaskan kepada masyarakat mengenai fungsi dan peran Jasa Raharja yaitu menjalankan amanat UU 33 Tahun 1964 dan UU 34 Tahun 1964.

“Masyarakat perlu memahami bahwa Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dibayarakan oleh masyarakat bersamaan dengan PKB merupakan dana yang akan dipergunakan dalam memberikan santunan kecelakaan lalu lintas jalan. Dengan prinsip gotong-royong, seluruh masyarakat Indonesia berkontribusi membantu meringankan beban korban kecelakaan lalu lintas. ” tutup Regy S. Wijaya.[]