Jasa Raharja Banten Membayar Santunan Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Raya Cimanying – Jiput Kp Pasir Nengger Desa Menes Kecamatan Menes Kab. Pandeglang – Banten

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – Mendapatkan info kecelakaan dari unit Laka Lantas Polres Pandeglang, Petugas Samsat Pandeglang Fawaz Amin melakukan survey ahli waris di kediaman korban Kp. Kadujami RT/RW 04/03 Desa Koranji Kecamatan Pulosari Kab.pandeglang – Banten, telah terjadi kecelakaan pada tanggal 14 Januari 2023, kejadian ini terjadi di Jalan Raya Cimanying – Jiput Kp Pasir Nengger Desa Menes Kecamatan Menes Kab. Pandeglang, di mana kendaraan sepeda motor Honda Beat B 6598 CZB yang di kendarai Satib menabrak mobil Daihatsu Granmax yang dikemudikan oleh M. Edi ketika hendak mendahului. Akibat dari tabrakan tersebut pengendara sepeda motor meninggal dunia.

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Banten Saldhy Putranto, mengatakan, kami mengucapkan turut berduka cita atas kecelakaan yang menimpa korban. PT Jasa Raharja menjamin korban kecelakaan kepada setiap orang yang meninggal dunia/luka-luka/cacat tetap akibat kecelakaan yang disebabkan oleh alat angkutan lalu lintas jalan. Santunan tersebut berasal dari iuran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dibayarkan masyarakat setiap tahun. Hal ini merupakan implementasi dari perlindungan dasar pemerintah yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964.

“Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/PMK.010/2017 besaran santunan meninggal dunia kepada ahli waris yaitu sebesar Rp. 50 Juta, ini sebagai wujud negara hadir memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan, dan santunan korban meninggal dunia diserahkan pada hari Selasa, 17 Januari 2023 dengan mekanisme transfer ke rekening ahli waris korban, “jelasnya.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat Indonesia khususnya pengguna jalan, untuk mentaati marka jalan dan aturan berkendara sesuai dengan ketentuan yang berlaku, menjaga kondisi tubuh dan memastikan semuanya dalam keadaan yang baik untuk melakukan perjalanan” tutup Saldhy Putranto. []