Jasa Raharja Banten Menyerahkan Santunan Korban Kecelakaan Kereta Api di Kp. Citeras, Kab. Serang

PT Jasa Raharja

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – Petugas mobile service KPJR Tigaraksa Deni M Resta melakukan survey ahli waris atas kejadian kecelakaan Kereta Api yang terjadi pada hari Minggu, 04 Desember 2022, dimana korban meninggal dunia ditemukan oleh saksi saudara Piyan di pinggir rel kereta saat hendak ke sawah. Atas penemuan jasad korban tersebut, saksi melapor ke Polsek Jawilan untuk membawa korban meninggal dunia yang diketahui bernama Robi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum. Berdasarkan hasil visum dari dokter forensik Rumah Sakit Bhayangkara disimpulkan bahwa korban meninggal akibat kecelakaan terserempet kereta api.

Berdasarkan informasi yang diperoleh diketahui bahwa ahli waris korban beralamat di Kp. Cigaru Kec. Cisoka Kab. Tangerang. Setelah menerima informasi tersebut, petugas mobile service Deni M Resta melakukan kunjungan survey ahli waris ke kediaman korban. Kedatangan Deni disambut oleh Saudara Usen selaku ayah korban dan ahli waris yang sah. Pada kesempatan tersebut Deni mewakili pihak Jasa Raharja mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah yang terjadi. Survey ahli waris ini dilakukan sebagai salah satu bentuk komitmen Jasa Raharja dalam memberikan pelayanan prima untuk mempercepat penyerahan santunan meninggal dunia kepada ahli waris korban. Dalam waktu yang cukup singkat semua persyaratan penyerahan santunan dapat dilengkapi dan berkas siap untuk dibayarkan

Dari lokasi berbeda Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja Tangerang Hastuti Retnowulan menjelaskan bahwa korban terjamin UU 33 dan sesuai peraturan Menteri Keuangan RI No. 16 Tahun 2017, bahwa ahli waris korban berhak atas santunan meninggal dunia dari Jasa Raharja sebesar Rp. 50.000.000,- (Lima Puluh Juta Rupiah). Santunan ini merupakan bentuk perlindungan dasar dari pemerintah melalui Jasa Raharja kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas. “ Kami berharap santunan dari PT Jasa Raharja dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan “ tambah Hastuti. []