Jasa Raharja Bersama Bapenda Dan Satlantas Polres Bulungan Gelar Oprasi Gabungan

Gelar Oprasi Gabungan

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – Pada hari Selasa (30/05) PT Jasa Raharja Bullungan bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Utara Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Pendapatan Daerah Bulungan sertaSatuan Lalu Lintas Polres Bulungan yang merupakan Tim Pembina Samsat Bulungan menggelar kegiatan Intensifikasi dan Ekstensifikasi dalam rangka meningkatkan pendapatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Depan Hutan Kota Tanjung Selor Kab.Bulungan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Samsat Bulungan, Ubanus Ingai,SE.MM. mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya dari Samsat Bulungan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak serta mensosialisasikan pembayaran pajak tepat waktu..

“Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajibannya untuk membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan menghimbau kepada masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu,” ujar Ubanus Ingai disela-sela kegiatan.

Untuk memudahkan para wajib pajak, Samsat Bulungan juga telah menyediakan mobil Samsat Keliling untuk melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor langsung di tempat tersebut.

Dalam kegiatan tersebut Petugas Jasa Raharja Bulungan, Kristian Siregar juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang tugas dan fungsi Jasa Raharja, memberikan informasi mengenai prosedur pengajuan santunan serta mengedukasi masyarakat bahwa jaminan dan santunan Jasa Raharja tersebut berasal dari pembayaran Sumbangan wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dibayarkan bersamaan dengan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Di tempat terpisah Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Tarakan, Syarif Muhammad Syafiq mengatakan bahwa melalui bersama mitra ini, Jasa Raharja juga berkesempatan memberikan penjelasan secara langsung kepada masyarakat mengenai fungsi dan peran Jasa Raharja yang memiliki tugas pokok yaitu memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas dengan menghimpun dan mengelola dana dari masyarakat yaitu Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang (DPWKP) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).[]