Jasa Raharja DKI Jakarta Serahkan Santunan Korban Kecelakaan Periode Lebaran 1443 H

Jasa Raharja DKI Jakarta

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – Jasa Raharja Cabang Utama DKI Jakarta selama periode H-7 s.d H+7 Lebaran 1443 H 2022 M, telah menyerahkan santunan sejumlah Rp. 950 juta. Jika dibanding dengan periode H-7 s.d H+7 Lebaran tahun 2019, penyerahan santunan mengalami penurunan sebesar 71,68% atau sebesar Rp. 3,3 milyard.

“Khusus korban meninggal dunia selama periode H-7 s.d H+7 Lebaran 1443 H tahun 2022, santunan yang telah diserahkan sebesar Rp. 950 juta bagi 19 korban, jika dibanding tahun 2019 mengalami penurunan sebesar 38,71% atau sebesar Rp. 1,5 milyard bagi 31 korban.”, ungkap Suhadi.

Adapun penyerahan santunan bagi korban luka luka selama periode H-7 s.d H+7 Lebaran 1443 H tahun 2022, berupa penggantian biaya perawatan akan diserahkan sesuai dengan jumlah biaya rawatan yang digunakan di rumah sakit atau maksimal Rp. 20 juta setiap korban, setelah mendapat tagihan dari Rumah Sakit yang merawat korban.

“Sebanyak 80 surat jaminan kami terbitkan bagi korban luka-luka yang masih dirawat di RS, melalui integrasi online dengan rumah sakit,” ungkap Kepala Cabang PT Jasa Raharja Cabang Utama DKI Jakarta, Suhadi di ruang kerjanya. Selasa (10/05).

Setiap ada kecelakaan, Jasa Raharja akan gerak cepat melakukan jemput bola dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengunjungi korban baik luka luka maupun ahli waris korban meninggal dunia, sehingga santunan bisa diserahkan lebih cepat kepada Ahli Waris korban.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15/PMK-010/2017 dan Nomor 16/PMK-010/2017, santunan untuk korban luka-luka yang terjamin Jasa Raharja adalah penggantian biaya perawatan maksimal Rp 20 juta dan untuk korban meninggal dunia, ahli warisnya akan menerima santunan sebesar Rp 50 juta.[]