Jasa Raharja Papua Gelar Pelatihan Wirausaha Kepada Mama Mama Papua

Mama Mama Papua

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – Kepala PT Jasa Raharja Cabang Papua Bapak Mulkan menyampaikan, bahwa Jasa Raharja sebagai Member of Indonesia Finansial Group (IFG) selain mempunyai tugas dan fungsi memberikan Perlindungan Dasar dan penyerahan santunan bagi masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan sesuai UU No. 33 dan 34 Tahun 1964, selain itu juga Jasa Raharja mempunyai Program Bina Lingkungan atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) juga merupakan perwujudan “Catur Bakti Ekakarsa Jasa Raharja” yang masih menjadi inti sari dari Misi Perusahaan yaitu “Bakti kepada Lingkungan, dengan memberdayakan potensi sumber daya bagi keseimbangan dan kelestarian lingkungan”.

Mulkan menjelaskan implementasi program TJSL yang dilaksanakan pada kegiatan kali ini adalah Fitur Pendidikan dalam kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Pemanfaatan Daur Ulang Sampah untuk Kelompok Maranatha Mama mama Papua, yang mana ini bukan pertama kali PT Jasa Raharja Cabang Papua melakukan Program TJSL. Sejak tahun 2017 sampai dengan tahun 2022 , keseluruhan bantuan Bina Lingkungan di Cabang Papua disalurkan kedalam 5 (lima) fitur bantuan, diantaranya yaitu Bantuan peningkatan Kesehatan, Bantuan pengembangan prasarana dan/atau sarana umum, Bantuan sarana ibadah, Bantuan sosial kemasyarakatan dalam rangka pengentasan kemiskinan, Bantuan Korban Bencana Alam, Bantuan Pelestarian Alam, dan Bantuan pendidikan dan/atau pelatihan.

Bantuan Pendidikan dan/atau pelatihan berupa kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Pemanfaatan Daur Ulang Sampah untuk Kelompok Maranatha Mama mama Papua dilaksanakan pada tanggal 18 Juni 2022 di Kantor PT Jasa Raharja Cabang Papua,  dengan tujuan untuk memberikan Pendidikan yang berkualitas sehingga dapat memajukan ekonomi kerakyatan, melalui dua narasumber Ibu Ella Sanggenafa sebagai perwakilan dari Maninobi Preneurs Trainer yang memberikan informasi pengetahuan mengenai Teknik promosi dan pemasaran dan Ibu Beti Nuti yang memberikan pengetahuan kemampuan membuat barang bekas menjadi barang yang bisa memiliki manfaat seperti membuat kemasan tempat  minum dari botol bekas, taplak meja dari sedotan, membuat tas dari kemasan bekas minuman sachet, yang akhirnya  yang paling utama dari program yang dilaksanakan ini adalah untuk membentuk mindset dan menanamkan jiwa kewirausahaan para peserta dan produktif dalam mengelola dengan pemanfaatan barang yang tidak produktif menjadi barang yang memiliki nilai jual yang tinggi dan diharapkan para peserta dapat langsung mengimplementasikan dengan menjalankan usahanya menjadi sumber pendapatan untuk kehidupan keluarganya dan memajukan kesejahteraan umum dengan meneruskan skill yang didapat kepada para Mama mama Papua lainnya, terang Mulkan.

Ella Sanggenafa yang merupakan salah satu Trainer Senior dari Manibobi Preneurs/Entrepreneurship Trainer & Coach selaku narasumber menyampaikan dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih banyak untuk PT Jasa Raharja Cabang Papua karena telah memberikan kesempatan dalam berpartisipasi pada kegiatan yang sangat mendukung kepada kemajuan para Mama Mama Papua. Dengan harapan dapat menjadi entrepreneur dan bisa meningkatkan keadaan finansial keluarga khususnya dan memajukan ekonomi umumnya.[]