Jasa Raharja Sumut Bersama Bupati Padang Lawas Serahkan Dana Santunan Kecelakaan Lalu Lintas Jalan

Penyerahan santunan

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – Kamis, tanggal 3 Maret 2022 sekitar pukul 00.05 WIB telah terjadi kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Jalan Lintas Umum KM 02 – 03 Jurusan Desa Janji Lobi dengan Pasar Sibuhuan tepatnya di Desa Janji Lobi Kec. Barumun Kab. Padang Lawas antara mobil Damkar Colt Disel BK-6218-XY kontra Mobil Kijang Grand BB-1131-XF dan menabrak pejalan kaki atas nama Abdul Rahim Hutasuhut. Korban sempat dilarikan ke RSUD Sibuhuan namun tidak tidak tertolong dan meninggal dunia.

Menindaklanjuti hal tersebut, Penanggung Jawab Jasa Raharja Sibuhuan Mhd. Arief Rahman, langsung bergerak cepat untuk melakukan survey laka lantas, mendatangi ahli waris korban dan membantu melengkapi dokumen persyaratan penyelesaian santunan. Proses penyelesaian santunan ini dapat dilakukan secara cepat berkat dukungan Satlantas Polres Padang Lawas yang sigap dan cepat memberikan informasi peristiwa kecelakaan kepada petugas Jasa Raharja.

Penyerahan santunan dilaksanakan pada Sabtu (5/3) oleh Jasa Raharja Bersama Bupati Padang Lawas Bapak Drg Ahmad Zarnawi Pasaribu diterima oleh ahli waris atas nama Ibu Emmi Hotma Siregar. Turut hadir dalam penyerahan tersebut Kasat Lantas Polres Padang Lawas AKP Alfian Arbi, SH dan Kasatpol Padang Lawas Bapak Agus Saleh Saputra Daulay.

Bapak Bupati mengatakan “bahwa Dana Santunan dari Jasa Raharja ini kiranya dapat membantu meringankan keluarga korban, dimana Korban meninggalkan 1 orang istri dan 4 orang anak dan masih ada 2 anak korban yang masih duduk di bangku sekolah yang sangat membutuhkan biaya”.

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sumatera Utara Tamrin Silalahi, melalui Kepala Perwakilan Padangsidempuan Soni Sumono menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban atas musibah kecelakaan yang dialami korban.

“Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/PMK.010/2017 besaran santunan meninggal dunia kepada ahli waris yaitu sebesar Rp.50jt, ini sebagai wujud negara hadir memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan, dan santunan korban meninggal dunia diserahkan langsung dengan mekanisme transfer ke rekening ahli waris korban, “jelasnya.

Ia melanjutkan, “sumber dana santunan ini berasal dari masyarakat yaitu setiap pemilik kendaraan bermotor yang telah membayar Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) yang dilakukan bersamaan dengan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di kantor bersama SAMSAT”. []