Kembali Digelar Operasi Terpadu Patuh Pajak Wilayah Bantul

jasa raharja yogyakarta

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – Bantul – PT Jasa Raharja Cabang DI yogyakarta melalui Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Bantul, Teguh Yota Fitra, mendukung dan ikut serta pelaksanaan Penegakan Hukum dalam rangka Pengawasan dan Pengendalian Efektivitas Pelaksanaan Kebijakan untuk Jalan Provinsi bersama Tim Satlantas Polres Bantul, Dinas Perhubungan Provinsi DIY & Kabupaten Bantul, BTPD Kelas III DIY serta Korwas PPNS, pada hari Senin, 14 Agustus 2023 bertempat di Simpang Empat Jejeran, Pleret, Kab. Bantul.

Tujuan kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dan lunas SWDKLLJ serta meningkatkan kepatuhan pemilik kendaraan baik angkutan barang maupun angkutan umum dalam administrasi maupun kelaikan teknis kendaraan guna menjamin keselamatan.

Teguh mengatakan, “Operasi yang digelar dengan mengedepankan kegiatan preventif dan penegakan hukum secara humanis ini salah satunya bertujuan untuk mengajak masyarakat agar patuh dan tertib dalam melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dan SWDKLLJ yang merupakan salah satu sumber kontribusi bagi Jasa Raharja di DI Yogyakarta khususnya guna mendukung pembayaran santunan bagi korban kecelakaan”.

Pada kesempatan yang sama, Teguh juga menyampaikan bahwa “Jasa Raharja selalu berupaya memberikan dukungan dalam rangka peningkatan keselamatan lalu lintas bagi masyarakat dengan cara ikut serta dalam pelaksanaan operasi keselamatan dengan turun ke jalan Bersama mitra terkait. Tidak lupa pada giat ini disosialisasikan terkait penghapusan data kendaraan yang menunggak pajak sesuai dengan Pasal 74 UU No. 22 Tahun 2009,” ungkap Teguh.

“Pasal 74 Undang-Undang nomor 22/2009 mengamanatkan soal penghapusan registrasi dan identifikasi (regident) kendaraan bermotor. Penghapusan regident berlaku bagi kendaraan yang PKBnya tidak dibayarkan selama dua tahun, oleh karena itu pemilik kendaraan segera melakukan pembayaran PKB dan SWDKLLJ agar tidak menunggak sebelum data kendaraannya dihapuskan” ujar Teguh.

Sementara itu Kepala Seksi Pengendalian Operasional Lalu Lintas, Lazuardi, S.Si.T.,MM., menyampaikan, “Penegakan hukum ini merupakan kegiatan yang sangat penting mengingat dalam pelaksanaannya tim terpadu selain melakukan penegakan hukum juga melakukan penertiban, pendataan dan memberikan edukasi/pengetahuan kepada masyarakat khususnya pengguna jalan terkait pentingnya tata cara berlalu lintas yang baik dan benar, mengutamakan keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas jalan serta memberikan pengetahuan terkait pentingnya penggunaan kendaraan angkutan barang yang sesuai peruntukannya dan sesuai kelas jalan yang dilaluinya untuk menjaga tingkat pelayanan jalan, hal ini juga untuk mendukung dalam mempertahankan kemantapan jalan”.

Sementara itu di tempat terpisah, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Utama DI Yogyakarta, Imam Mustofa mengutarakan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi antara Jasa Raharja dan instansi terkait. dengan Operasi Gabungan ini. “Kegiatan ini diharapkan mampu mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran. Serta ketertiban berlalu lintas, menurunkan angka kecelakaan, meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban laka lantas, membangun budaya tertib berlalu lintas serta meningkatkan kualitas pelayanan publik sesuai amanat undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan,” ucap Imam Mustofa.[]