Kinerja Pelindo Melesat, Laba Bersih Tumbuh 46 Persen!

Kinerja Pelindo

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – Kinerja Pelindo pada triwulan pertama 2022 menunjukkan hasil yang optimal di bidang operasional maupun keuangan.

Tercatat ada peningkatan yang signifikan pada arus peti kemas, arus barang, arus kapal, pendapatan, laba bersih dan juga EBITDA perusahaan.

Kinerja Pelindo di awal tahun ini tercatat secara rinci dalam laporan keuangan perseroan yang dirilis pada Kamis (12/5/2022).

Di antaranya arus barang naik sebesar 8 persen secara tahunan menjadi 37 juta ton, arus peti kemas sebesar 4,2 juta TEUS naik 2 persen, dan arus penumpang sebanyak 2,5 juta orang atau naik 38 persen.

Peningkatan yang paling minim terjadi pada arus kapal yang keluar masuk pelabuhan yang hanya naik 1 persen secara tahunan dengan total 283 juta Gross Ton (GT).

Dengan hasil kinerja Pelindo yang optimal di sisi operasional, maka dampaknya langsung berdampak pada pendapatan perusahaan yang tembus Rp7,1 triliun di bulan Maret atau meningkat 7 persen (yoy).

Kemudian laba bersih yang didapat di kuartal I Rp670 miliar atau naik 46 persen secara tahunan dan EBITDA sebesar Rp2,2 triliun atau naik 7 persen.

Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono menyebut kinerja Pelindo yang bertumbuh di awal tahun 2022 tak terlepas dari dampak pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik.

Selain itu langkah transformasi dan inovasi yang terus berjalan di internal perusahaan turut mendorong berbagai hasil positif yang dicapai perusahaan.

Atas hal itu, Arif optimis kinerja Pelindo akan terus meningkat sepanjang tahun ini dan bisa memenuhi harapan dari para pemegang saham.

“Di sisi lain ada juga dampak dari peningkatan aktivitas dan mobilitas masyarakat di tahun ini pasca pandemic yang berkepanjangan,” ujarnya dalam siaran pers, Kamis (12/5/2022).

Saat ini Pelindo sudah menjalani masa 6 bulan setelah dimerger oleh Presiden Joko Widodo pada akhir tahun 2021.

Menurut Arif, setelah merger, pihaknya sudah mengambil berbagai langkah strategis dan aksi korporasi untuk meningkatkan kinerja Pelindo.

Di antaranya penyelesaian Inbreng saham pada anak perusahaan kepada Subholding yang diatur dalam kluster masing-masing, yakni Subholding Terminal Petikemas, Subholding Pelindo Multi Terminal, Subholding Pelindo Jasa Maritim, dan Subholding Pelindo Solusi Logistik.

“Dengan pembagian subholding ini kita bisa mempertajam core competence yang sesuai dengan spesialisasi bisnis anak perusahaan. Dampaknya yaitu pada peningkatan layanan dan konektivitas pelabuhan yang terintegrasi,” ungkapnya.

Untuk itu, PT Pelindo berkomitmen untuk terus berupaya menjaga kelancaran arus barang dan penumpang di seluruh pelabuhan di Indonesia.

Pelindo menjalankan operasionalnya secara full dengan SDM yang handal dan menggunakan teknologi dan sistem digitalisasi yang terbarukan agar memenuhi semua kebutuhan dan pelayanan kepelabuhanan. []