Mudik Lebaran 2026 Lebih Lancar, Ini 4 Tol Fungsional Jasa Marga Gratis

Tol Fungsional Jasa Marga

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – PT Jasa Marga memastikan kesiapan empat ruas Tol Fungsional Jasa Marga yang akan dibuka secara gratis selama periode mudik dan balik Lebaran 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk mengurai kepadatan lalu lintas di jalur utama, khususnya di koridor Trans Jawa yang selalu menjadi titik krusial arus kendaraan.

Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menyampaikan bahwa sejumlah seksi jalan tol baru yang dikembangkan sepanjang 2025 kini telah siap dimanfaatkan masyarakat. Kehadiran ruas fungsional ini diharapkan mampu meningkatkan kelancaran perjalanan serta meminimalkan potensi kemacetan di jalur arteri.

“Kami menyiapkan empat ruas tol fungsional yang dapat digunakan secara gratis selama masa mudik Lebaran 2026. Langkah ini kami ambil untuk mempercepat distribusi kendaraan dan mengurangi beban lalu lintas,” ujar Rivan.

Tol Fungsional Jasa Marga Dorong Kelancaran Mudik Nasional

Ruas pertama adalah Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan (Japek II Selatan). Koridor ini memiliki panjang total 62 kilometer, dengan 54,75 kilometer siap difungsikan. Jalur ini menjadi alternatif strategis untuk mengurangi kepadatan di ruas utama Jakarta–Cikampek, sekaligus mempercepat waktu tempuh menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Ruas kedua, Jalan Tol Yogyakarta–Bawen, menghadirkan segmen fungsional sepanjang 4,98 kilometer pada Seksi B Ambarawa–Bawen. Kehadiran jalur ini diharapkan mampu mengurai kemacetan di jalur arteri Bawen–Ambarawa yang selama ini kerap menjadi titik rawan kepadatan akibat aktivitas pasar dan penyempitan jalan.

Selanjutnya, Jalan Tol Yogyakarta–Solo akan membuka segmen fungsional sepanjang 12,23 kilometer pada ruas Prambanan–Purwomartani. Jalur ini memungkinkan kendaraan dari arah Solo langsung memasuki wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta tanpa harus melalui jalur arteri yang padat, sehingga arus kendaraan menjadi lebih merata.

Ruas keempat adalah Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Tahap I, tepatnya segmen Probolinggo–Besuki sepanjang 49,68 kilometer. Jalur ini menjadi bagian penting dari pengembangan koridor timur Trans Jawa. Tol ini akan mempercepat mobilitas masyarakat dari Surabaya dan Probolinggo menuju Banyuwangi serta Situbondo.

Rivan menegaskan, proyek ini memiliki tingkat kompleksitas tinggi karena melintasi kawasan pegunungan serta jaringan listrik tegangan tinggi. Meski demikian, Jasa Marga optimistis seluruh ruas dapat difungsikan tepat waktu demi mendukung kelancaran arus mudik.

Pembukaan tol fungsional gratis ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan perjalanan, memperpendek waktu tempuh, serta memperkuat konektivitas antarwilayah selama periode Lebaran 2026. []