Peresmian LRT Jabodebek Pada 17 Agustus Batal? Ini Penjelasan Adhi Karya dan KAI

Peresmian LRT Jabodebek

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – Peresmian LRT Jabodebek yang selama ini ditargetkan bakal digelar pada 17 Agustus 2022 nanti terancam batal.

Pasalnya ada beberapa hal yang masih harus dipastikan sebelum peresmian LRT Jabodebek atau Light Rail Transit ini dimulai.

Pihak Kementerian Perhubungan RI memperkirakan peresmian atau soft launchingnya baru akan dimulai pada akhir Desember tahun ini.

Hal itu disampaikan Dirjen Perkeretaapian Kemenhub RI, Zulfikri yang menyebut bahwa pengoperasian teknis LRT Jabodebek sampai saat ini masih dalam pembahasan.

Menurut Zulfikri, jika melihat dari sisi kesiapan, soft launching berupa uji coba ini memang belum siap jika digelar di bulan Agustus, yang artinya tinggal 2 bulan lagi.

Ia menegaskan, operasional moda transportasi LRT ini harus benar-benar dipastikan siap, mulai dari sisi petugas, keamanan dan juga keselamatan penumpang.

“Jadi beroperasi harus dipastikan dulu keamanan dan keselamatannya, makanya menurut kami launching baru bisa dilakukan di Desember, kalau Agustus ini saya kira belum siap,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Terkait rencana peresmian LRT Jabodebek ini, sebelumnya PT Kereta Api Indonesia (Persero) sudah memastikan aspek keamanan dan keselamatannya.

Menurut Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo, aspek keselamatan memang menjadi fokus utama dari pihaknya jelang operasional.

Untuk itu, BUMN Transportasi ini juga berinisiatif menjalin kerjasama dengan Basarnas dalam membangun kesiapan operasional LRT Jabodebek.

“Kita mengupayakan agar aspek keselamatannya terpenuhi, salah satunya bekerjasama dengan Basarnas untuk upaya preventif dan jika dibutuhkan contingency action,” ungkapnya.

Didiek menjelaskan moda transportasi ini dioperasikan di atas ketinggian, sehingga tingkat keselamatannya harus lebih terjaga dibandingkan kereta api biasa.

PERESMIAN LRT JABODEBEK DIPASTIKAN MUNDUR

Dihubungi terpisah, PT Adhi Karya Tbk selaku kontraktor yang menggarap proyek ini juga memberikan respon atas kemungkinan molornya jadwal peresmian LRT Jabodebek.

Sekretaris Perusahaan ADHI Farid Budiyanto mengatakan, pihaknya sebagai stakeholders pembangunan proyek masih menunggu keputusan Kemenhub.

“Terkait mundur atau tidaknya dari tanggal 17 Agustus nanti, itu semua Kementerian Perhubungan yang tentukan, kita tunggu saja,” kata Farid, Minggu (19/6/2022).

Di sisi lain, EVP LRT Jabodebek PT KAI, M Purnomosidi menjelaskan sejauh ini rencana soft launching di tanggal 17 Agistus nanti menurutnya masih memungkinkan.

Namun launching ini hanya dilakukan pada LP 1 dan LP 2 Cibubur Line, karena berbagai persyaratan yang dibutuhkan sudah siap.

Menurutnya, kendala yang masih dihadapi tim di lapangan sebelum uji coba dimulai adalah urusan persinyalan dan detail penyesuaian pintu di stasiun.

“Maka kami terus intens berkoordinasi dengan berbagai pihak, tapi untuk soft launching LP 1 dan LP 2 Cibubur Line Insyaallah bisa di tanggal 17 Agustus ini,” tutupnya. []