Proyek Tol Adhi Karya Diguyur Kredit Sindikasi Senilai Rp9,89 Triliun

Proyek Tol Adhi Karya

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – Proyek Tol Adhi Karya resmi mendapat mendapatkan jaminan pendanaan dengan nilai fantastis Rp9,89 triliun.

Jaminan pendanaan untuk proyek tol Adhi Karya ini merupakan kredit sindikasi untuk pengerjaan proyek jalan tol Solo-Yogyakarta -YIA Kulon Progo, dan proyek lainnya.

Direktur Utama Adhi Karya, Entus Asnawi mengatakan, kredit sindikasi ini diberikan kepada PT Jogja Solo Marga Makmur – PT JMM selaku badan usaha pengelola jalan tol.

Fasilitas kredit sindikasi senilai Rp9,89 triliun ini didukung oleh para kreditur yang terdiri dari Bank BUMN seperti BNI, BRI dan Bank Mandiri, serta satu bank swasta, BCA.

Keempat bank ini membentuk Joint Mandated Lead Arranger and Bookrunner – JMLAB, bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan 9 perbankan lainnya.

Dana kredit sindikasi akan digunakan untuk pendanaan proyek tol Adhi Karya untuk ruas Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo tahap I sepanjang 49,25 km.

Untuk tahap pertama, pengerjaan adalah ruas Kartasura-Klaten (seksi 1.1) sejauh 22,3 km, kemudian ruas Klaten-Purwomartani 20,08 km (Seksi 1.2) dan sebagian dari Seksi 2.1.

“Proyek jalan tol ini sangat strategis karena akan menghubungkan dua provinsi yaitu Yogyakarta dan Jawa Tengah,” jelas Entus dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Selanjutnya Adhi Karya akan melanjutkan pengerjaan ruas Purwomartani-Maguwoharjo (3,63 km) dan sebagian dari Seksi 2.2 Trihanggo-Junction Sleman (3,25 km).

PT Adhi Karya mendapat tugas menyelesaikan proyek konstruksi pada seksi 1.1 dan 2.2, sementara di seksi 1.1 sendiri sudah rampung hampir 50 persen.

Menurut Entus, proyek tol Adhi Karya ini merupakan bagian dari jaringan jalan tol yang berada di wilayah segitiga emas antara Joglosemar, Yogyakarta, Solo hingga Semarang.

Rute ini merupakan salah satu dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dan akan terhubung dengan jaringan Jalan Tol Transjawa lainnya, seperti Tol Yogyakarta-Bawen.

“Kami berharap dengan hadirnya jalan tol di daerah ini akan meningkatkan peran kawasan Joglosemar dalam jalur transportasi di pulau Jawa,” kata dia.

Entus menyatakan kawasan Joglosemar merupakan penopang pertumbuhan ekonomi, di Pulau Jawa bagian tengah, termasuk sector industry dan pariwisata.

Dengan masuknya dana kredit sindikasi pada proyek tol Adhi Karya, diharapkan memperlancar pengerjaan dan dapat rampung sesuai target. []