Rencanakan Uji Coba Penerapan Sistem Satu Arah Beberapa Jalan Di Ponorogo, Jasa Raharja Perwakilan Madiun Hadiri Rapat Fkll Di Dinas Perhubungan Ponorogo

Uji Silang Semester 2 Tahun 2023

BUMNREVIEW.COM, Jakarta –Perkembangan pembangunan wilayah dan jalan di Kabupaten Ponorogo harus diimbangi dengan penataan lalu lintas dalam upaya mengatur mobilisasi masyarakat Ponorogo agar lebih tertib dan rapi. Berkaitan dengan hal tersebut, Pemkab Ponorogo berencana akan melaksanakan uji coba penerapa system satu arah di beberapa ruas jalan di Ponorogo diantaranya di ruas Jalan KH. Ahmad Dahlan, Jalan Sultan Agung dan Jalan Gajah mada Ponorogo. Dalam rangka sosialisasi penerapan kebijakan ini, Dinas Perhubungan Ponorogo mengundang Anggota Forum Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FKLL) Ponorogo untuk melaksanaka rapat FKLL pada hari Selasa tanggal 30 Januari 2024, bertempat di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Ponorogo.

Rapat ini dipimpin oleh Kepala Dinas Perhubungan Ponorogo dan dihadiri oleh Kasat Lantas Polres Ponorogo, Kepala Jasa Raharja Perwakilan Madiun, Komandan Kodim Ponorogo, Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo, Camat Kecamatan Ponorogo, Satpol PP dan OPD terkait Kabupaten Ponorogo.

Dalam rapat ini, Kasat Lantas Ponorogo menyampaikan perlunya kegiatan rapat ini secara berkala selain untuk membahas agenda besar, juga diperlukan untuk membahas upaya pencegahan laka lantas mengingat Ponorogo menjadi 15 besar kontribusi tingkat kecelakaan tinggi di Jatim. Terkait dengan pemberlakukan uji coba satu arah beberapa jalan ini, Kasat Lantas mendukung upaya ini bila tujuannya untuk menumbuhkan perekonomian di Ponorogo namun harus ditinjau dampak lalu lintas dan kepatuhan masyarakat.

Kepala Perwakilan Madiun, Rudi Elfis menyampaikan bahwa perlunya dukungan dari Bupati Ponorogo untuk membuat SK atau aturan resmi tentang Forum Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FKLL) Ponorogo. Pemberlakuan satu arah tentu dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan tertentu namun demikian tetap harus diperhatikan terkait dengan sarana keselamatan berlalu lintas, seperti rambu batas kecepatan. Selain itu diperlukan dukungan dari masyarakat sekitar untuk dapat menaati peraturan yang berlaku.

Dari peserta rapat yang hadir, pada dasarnya mendukung rencana pemberlakuan system satu arah dengan tetap memperhatikan sosialisasi massif dan pengaturan petugas di lapangan agar dalam masa uji coba ini menjadi perhatian dari masyarakat.

Dalam rapat ini saran dari masing-masing anggota forum akan disampaikan ke Bupati Ponorogo untuk menjadi pertimbangan rekayasa lalu lintas, baik dari sisi analisis dampak lalu lintas di masyarakat dan juga upaya pencegahan laka lantas bila kebijakan ini akan diberlakukan permanen.[]