Kamis, Oktober 22, 2026
Beranda FINANSIAL ASURANSI Respons Cepat Kebakaran KMP Batumandi, Jasa Raharja Pastikan 11 Korban Dapat Pelayanan...

Respons Cepat Kebakaran KMP Batumandi, Jasa Raharja Pastikan 11 Korban Dapat Pelayanan Terbaik!

KMP Batumandi

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – Santunan Jasa Raharja kembali menunjukkan peran penting perlindungan negara melalui penjaminan biaya perawatan bagi 11 korban kebakaran KMP Batumandi.

PT Jasa Raharja (Persero) segera menerbitkan jaminan medis bagi korban yang menjalani perawatan di RS Krakatau Medika, Cilegon, Banten.

Langkah tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan cepat, tepat, dan mengutamakan keselamatan masyarakat.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menegaskan bahwa penanganan medis menjadi prioritas utama setelah insiden kebakaran kapal.

Menurutnya, perusahaan terus berkoordinasi dengan rumah sakit agar seluruh korban memperoleh pelayanan sesuai kebutuhan dan ketentuan perlindungan.

Jasa Raharja juga memastikan proses administrasi penjaminan berjalan lancar sehingga korban dapat berfokus pada pemulihan kesehatan.

Kehadiran perusahaan menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan publik yang responsif dalam menghadapi situasi darurat.

Santunan Jasa Raharja Perkuat Perlindungan Korban Kecelakaan Kapal

Jasa Raharja memberikan jaminan biaya perawatan kepada 11 korban berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.

Ketentuan tersebut menjadi landasan perlindungan dasar bagi penumpang angkutan umum yang mengalami kecelakaan sesuai persyaratan berlaku.

Awaluddin bersama Direktur Operasional Jasa Raharja, Ariyandi, langsung mengunjungi para korban di RS Krakatau Medika pada Selasa (20/10/2026) malam.

Kunjungan tersebut juga melibatkan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Gubernur Banten Andra Soni, serta sejumlah pejabat terkait.

Rombongan meninjau kondisi korban sekaligus memastikan rumah sakit memberikan penanganan medis secara optimal.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan memastikan seluruh penumpang dan awak KMP Batumandi berhasil menjalani proses evakuasi dengan selamat.

Kapal tersebut sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak pada Selasa (20/10/2026) pukul 14.32 WIB.

Petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 16.15 WIB ketika kapal berada di kawasan alur masuk Pelabuhan Merak.

Petugas gabungan kemudian mengerahkan sejumlah kapal pendukung untuk membantu pemadaman dan evakuasi penumpang.

Operasi tersebut melibatkan unsur pelabuhan, Basarnas, kepolisian, kapal penyeberangan, serta berbagai instansi terkait.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengapresiasi koordinasi petugas yang berhasil menjaga keselamatan penumpang dan awak kapal.

Pemerintah juga melanjutkan investigasi untuk mengetahui penyebab kebakaran serta memperkuat langkah pencegahan pada masa mendatang.

Di sisi lain, Jasa Raharja terus meningkatkan koordinasi dengan fasilitas kesehatan dan pemangku kepentingan dalam pelayanan korban kecelakaan.

Sinergi tersebut memperkuat kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar sekaligus mendukung pemulihan masyarakat.

Melalui pelayanan yang responsif dan humanis, Jasa Raharja berkomitmen menjaga kepercayaan publik serta meningkatkan kualitas perlindungan penumpang.

Perusahaan berharap seluruh korban segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas seperti sediakala. []