Tim Pembina Samsat Pelabuhan Ratu Sosialisasi Kesamsatan di Kecamatan Simpenan

jasa raharja jabar

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – Sukabumi — Tim Pembina Samsat Kabupaten Sukabumi II – Pelabuhan Ratu menggelar kegiatan sosialisasi kesamsatan di Kantor Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi pada Rabu, 10 Desember 2025, sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai layanan samsat, pentingnya tertib administrasi dalam pelunasan pajak kendaraan bermotor, serta berbagai inovasi pelayanan yang kini tersedia dengan lebih mudah, cepat, dan terjangkau.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Kepala P3DW Samsat Pelabuhan Ratu, Fandy Satria, SE., MM, Tata Usaha P3DW Pelabuhan Ratu, Deni Ramdani, SE., MM, serta Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Pelabuhan Ratu, Nirwana Fauziah. Para peserta yang terdiri dari perangkat desa memperoleh pemaparan mengenai manfaat dan prosedur pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), mekanisme pengesahan STNK, serta cara memanfaatkan layanan digital seperti aplikasi Samsat Mobile Jawa Barat (SAPA WARGA) yang dapat membantu masyarakat mengakses layanan dengan lebih praktis. Selain itu, turut disampaikan edukasi mengenai pentingnya Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) serta jaminan perlindungan dasar yang diberikan Jasa Raharja bagi masyarakat yang mengalami risiko kecelakaan lalu lintas.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala P3DW Samsat Pelabuhan Ratu, Fandy Satria, SE., MM menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan wujud nyata komitmen Samsat dalam mendekatkan informasi dan layanan kepada masyarakat hingga tingkat kecamatan dan desa. Ia menjelaskan bahwa pemahaman masyarakat mengenai kewajiban membayar pajak kendaraan tepat waktu tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan administrasi, tetapi juga memiliki kontribusi langsung terhadap pembangunan daerah yang manfaatnya kembali kepada masyarakat.

Sementara itu, Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Pelabuhan Ratu, Nirwana Fauziah, menambahkan bahwa sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya perlindungan jaminan dasar bagi pihak ketiga yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas jalan. Ia menekankan bahwa SWDKLLJ tidak semata-mata kewajiban administrasi, namun sebuah bentuk perlindungan nyata yang sangat dibutuhkan dalam kondisi darurat. Nirwana juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas agar risiko kecelakaan dapat diminimalisir.

Aparatur Kecamatan Simpenan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap masyarakat semakin memanfaatkan berbagai layanan samsat yang tersedia, mulai dari samsat keliling, gerai samsat, hingga layanan pembayaran digital yang menawarkan kemudahan dan kecepatan. Pemerintah kecamatan menilai bahwa kehadiran layanan yang semakin dekat dan mudah dijangkau dapat mendukung pembangunan daerah hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang aktif dalam sesi diskusi, Jasa Raharja memberikan souvenir berupa helm yang diharapkan dapat menumbuhkan semangat masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan terbentuk masyarakat yang semakin sadar administrasi, tertib berlalu lintas, dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan berkendara yang aman dan tertib.[]