Upaya Pencegahan Laka, Jasa Raharja Sulteng Ikuti Diskusi Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) Di Kab. Parigi Moutong

Di Kab. Parigi Moutong

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – Sebagai salah satu upaya dalam pencegahan kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja Sulteng melalui petugas Jasa Raharja Samsat Parigi Moutong, Arditya Kurniawan turut hadir mengikuti diskusi Forum Komunikasi Lalu Lintas Jalan (FKLL) yang bertempat di kantor Dinas PU pada Rabu (11/10/2023) pukul 14:30 Wita. Hadir dalam acara tersebut ialah Jajaran Polda dan Polres, Pemkab Parimo, Dinas PU, Bapedda, Dinas Perhubungan, Dikjar, Perwakilan Dinkes, dan Perwakilan Rumah Sakit.

Dalam diskusi tersebut terdapat beberapa pokok pembahasan yaitu Peran masing – masing  pilar dalam pencegahan kecelakaan di wilayah Hukum Parigi Moutong, Titik konsentrasi perbaikan infrastruktur ruas jalan kebun kopi oleh BPJN, Pelaksanaan abdi yasa teladan oleh Dishub, Dinkes dan Polres di kabupaten Parimo, dan Evaluasi terkait marka dan rambu – rambu di titik rawan kecelakaan.

Pada kesempatan tersebut, Arditya menyampaikan tentang 6 (enam) kriteria tidak diberikan santunan kepada korban penyebab kecelakaan yang mengalami kasus laka atau pelanggaran lalu lintas. “Ada 6 jenis pelanggaran lalu lintas yang tidak diberikan santunan untuk korban penyebab kecelakaan yang terjadi yaitu melawan arus lalu lintas, berkendara tanpa surat ijin mengemudi (SIM), mengemudikan kendaraan bermotor yang telah dimodifikasi tidak sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, menerobos palang pintu perlintasan kereta api saat sinyal sudah berbunyi/isyarat lain, berkendara dengan tidak wajar untuk membuat konten yag dapat membahayakan Kamseltibcarlantas, serta berkendara dengan kendaraan yang tidak teregistrasi atau tidak dilengkapi dengan surat tanda coba kendaraan bermotor,” jelas Arditya.

Agenda ditutup dengan komitmen masing-masing pilar untuk pencegahan lakalantas di wilayah hukum Parigi moutong serta akan dilakukan sosialisasi massif himbauan hati-hati dijalan saat berkendara dan 6 kriteria tidak diberikan santunan Jasa Raharja melalui program pengajar peduli keselamatan lalu lintas (PPKL).[]