Waskita Karya Punya Setumpuk PR Infrastruktur

Waskita Karya

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – Waskita Karya memiliki peran yang sangat besar terhadap pembangunan infrastruktur di tanah air, terlebih sejak era Presiden Joko Widodo yang menginginkan Indonesia memiliki infrastruktur yang terintegrasi untuk mendorong perekonomian dan pemerataan kesejahteraan.

Menurut Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), Destiawan Soewardjono pembangunan infrastruktur di tanah air masih jauh dari cukup dan dari sisi anggaran pemerintah terkait pembangunan infrastruktur masih cukup besar.

Keberadaan infrastruktur, imbuh Destiawan akan mendorong pertumbuhan perekonominan nasional. Salah satu contoh nyata adalah konektivitas yang terbentuk dengan banyaknya proyek-proyek ruas tol yang dibangun pemerintah baik di Pulau Jawa maupun Sumatra.

“Ini akan membantu area di Kawasan untuk tumbuh. Ini akan membantu masyarakat untuk memulai bisnis dan meningkatkan bisnis mereka,” jelas Destiawan.

Lebih lanjut Destiawan sangat optimistis jika proyek-proyek infrastruktur masih akan terus berlanjut, terlebih dengan adanya rencana pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Pulau Kalimantan. Belum lagi beberapa proyek jalan tol yang masih berjalan.

“Transsumatra belum selesai, masih Panjang. Mungkin dengan pindahnya Ibu Kota baru nanti akan perlu Transkalimantan juga. Sulawesi (bahkan) belum punya. Jadi masih bisa (berlanjut proyek-proyek infrastruktur),” tukas Destiawan.

Kemudian, lanjutnya, masih ada potensi pembangunan proyek-proyek bendungan di Jawa dan di luar Jawa. Begitu juga untuk pembangunan Pelabuhan. “Jadi optimis kalau 50 tahun ke depan infrastruktur ini masih banyak,” tukasnya.

Terkait dengan masih banyaknya pekerjaan rumah pemerintah dalam membangun infrastruktur, Waskita yakin bisa memberikan kontribusi positif dalam mendukung program-program pemerintah.

“Tahun 2025 pemerintah mulai program IKN. Transjawa lintas selatan dimulai. Kemudian di Kalimantan yang akan menghubungkan IKN dengan Balikpapan dan Samarinda. Ini yang membuat kami optimis,” tandas Destiawan. []