Senin, Oktober 5, 2026
Beranda BERITA UTAMA Jelang MotoGP Mandalika 2026, PLN Pastikan Pasokan Listrik Tetap Andal

Jelang MotoGP Mandalika 2026, PLN Pastikan Pasokan Listrik Tetap Andal

MotoGP Mandalika 2026

BUMNREVIEW.COM, Jakarta – PT PLN (Persero) memperkuat kesiapan sistem kelistrikan untuk menyambut MotoGP Mandalika 2026. Ajang balap internasional itu berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

PLN menggelar Apel Siaga Keandalan Pembangkit sebagai bagian dari persiapan tersebut. Kegiatan ini menandai kesiapan personel, pembangkit, energi primer, dan perangkat pendukung.

Ratusan petugas PLN akan menjaga sejumlah titik prioritas selama rangkaian balapan. Mereka juga memantau sistem pengendalian dan kondisi infrastruktur kelistrikan secara berkala.

Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal mengapresiasi langkah PLN tersebut. Menurutnya, pasokan listrik yang stabil menjadi salah satu fondasi penting bagi kesuksesan event berskala global.

Perhelatan MotoGP juga membawa perhatian internasional kepada Nusa Tenggara Barat. Karena itu, keandalan listrik menjadi kebutuhan utama selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.

Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo mengatakan PLN menyiapkan seluruh aspek pembangkitan. Persiapan mencakup unit pembangkit, energi primer, personel, sistem kontrol, dan peralatan cadangan.

PLN ingin memastikan setiap potensi gangguan mendapat respons cepat. Koordinasi antarpetugas juga menjadi bagian penting dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik.

MotoGP Mandalika 2026 mendapat pasokan dari sistem kelistrikan Lombok. Sistem tersebut memiliki daya mampu pasok sebesar 438 megawatt (MW).

Sementara itu, beban puncak sistem Lombok saat ajang berlangsung diproyeksikan mencapai 391 MW. Dengan demikian, sistem memiliki cadangan daya sekitar 47 MW.

MotoGP Mandalika 2026 Diperkuat Genset, UPS, dan Posko Energi Hijau

General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan Dwipantara Sujana mengatakan PLN telah menambah dukungan kelistrikan di kawasan sirkuit. Perseroan juga memobilisasi genset untuk memperkuat pasokan cadangan.

PLN menyiapkan 30 kendaraan pendukung untuk kebutuhan operasional. Material cadang juga tersedia dalam jumlah memadai untuk mempercepat penanganan gangguan.

Seluruh unit pembangkit masuk dalam status siap operasi. PLN juga memastikan ketersediaan energi primer untuk menjaga kemampuan pembangkitan.

Di sisi lapangan, PLN menempatkan personel siaga dan perangkat cadangan. Langkah ini memungkinkan petugas menangani kondisi abnormal secara cepat dan terkoordinasi.

PLN juga mengoperasikan Green Genset Control Room (GGCR) di kawasan Sirkuit Mandalika. Posko ini membantu petugas memantau dan mengendalikan kondisi pembangkitan selama masa siaga.

Menariknya, GGCR memanfaatkan energi surya sebagai sumber operasional. Inovasi tersebut menggabungkan kebutuhan pengendalian sistem dengan pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan.

Melalui GGCR, petugas dapat memperoleh informasi kondisi sistem secara lebih cepat. Posko tersebut juga memperkuat koordinasi antara tim pembangkitan dan petugas di lapangan.

Selain pembangkit dan genset, PLN menyiapkan sejumlah perangkat pendukung untuk menjaga kontinuitas listrik. Perseroan menyediakan 19 unit Uninterruptible Power Supply (UPS).

PLN juga menyiagakan tujuh unit genset dan tiga Unit Gardu Bergerak (UGB). Lebih dari 500 personel akan berjaga selama penyelenggaraan MotoGP.

Persiapan ini juga memberi ruang bagi PLN untuk menguji koordinasi lintas fungsi. Tim pembangkitan, distribusi, dan pengendalian dapat bergerak dalam satu pola kerja selama masa siaga.

Pola tersebut penting karena kebutuhan listrik di kawasan sirkuit dapat berubah mengikuti aktivitas balapan dan kegiatan pendukung. PLN juga menempatkan keselamatan sebagai prioritas dalam setiap proses pengamanan kelistrikan.

Pemeriksaan peralatan, kesiapan personel, serta komunikasi antarunit menjadi bagian dari prosedur operasional. Dengan pendekatan tersebut, PLN berupaya menjaga kualitas layanan sekaligus meminimalkan risiko gangguan.

Kesiapan tersebut menunjukkan bahwa PLN tidak hanya mengandalkan kapasitas pembangkit utama. Perseroan juga membangun lapisan cadangan untuk menghadapi berbagai kemungkinan selama event berlangsung.

PLN akan melakukan pemantauan infrastruktur secara berkelanjutan. Tim juga terus berkoordinasi dengan penyelenggara dan pihak terkait untuk menyesuaikan kebutuhan daya.

Dukungan kelistrikan menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran MotoGP Mandalika 2026. Sistem listrik yang andal membantu memastikan aktivitas balapan dan fasilitas pendukung berjalan tanpa hambatan.

Bagi Lombok dan Nusa Tenggara Barat, ajang ini memiliki dampak lebih luas. MotoGP mendorong aktivitas pariwisata, ekonomi, dan promosi daerah di tingkat internasional.

Karena itu, PLN menempatkan keandalan listrik sebagai bagian dari dukungan terhadap agenda tersebut. Perseroan ingin memastikan energi tersedia secara aman, stabil, dan responsif.

Dengan kapasitas sistem, perangkat cadangan, serta ratusan personel siaga, PLN optimistis mampu mengawal kebutuhan listrik selama ajang berlangsung. Kesiapan ini sekaligus memperkuat dukungan terhadap posisi Mandalika sebagai salah satu destinasi sport tourism unggulan Indonesia. []