BUMNREVIEW.COM, Jakarta – Menjelang periode libur Tahun Baru 2026, Jasa Raharja Cabang Semarang memperkuat sinergi lintas instansi melalui Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ). Kegiatan ini digelar pada Senin, 29 Desember 2025, bertempat di RM Lokaya Semarang dengan tujuan utama memastikan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas di wilayah Kota Semarang.
Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan utama, di antaranya perwakilan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Semarang, Dinas Perhubungan (Dishub), serta Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda). Kepala Cabang Jasa Raharja Semarang menegaskan bahwa forum ini merupakan langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Fokus utama adalah meningkatkan keselamatan pengguna jalan, mengingat adanya potensi lonjakan mobilitas masyarakat selama masa libur panjang.
Sebagai bagian dari Forum Komunikasi Lalu Lintas, Jasa Raharja menjalankan fungsi krusial dalam penanganan pra dan pasca kejadian. Hal ini mencakup pemberian perlindungan dasar bagi masyarakat melalui dua program utama, UU No. 33 Tahun 1964, Tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Umum. UU No. 34 Tahun 1964, Tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga).
Dalam diskusi tersebut, para stakeholder melakukan evaluasi mendalam terhadap titik-titik rawan kecelakaan (black spot) di Semarang. Berdasarkan data, terdapat tiga wilayah kecamatan dengan tingkat kejadian dan korban tertinggi yang menjadi perhatian khusus, di Kecamatan Semarang Barat, Kecamatan Tembalang, Kecamatan Pedurungan
Sebagai tindak lanjut nyata, forum sepakat untuk melakukan intensifikasi pencegahan dengan pemasangan rambu himbauan di titik-titik rawan tersebut guna mengingatkan pengendara agar lebih waspada selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Seluruh peserta FLLAJ menyatakan komitmennya untuk berperan aktif dalam menjaga keselamatan transportasi. Harapannya, melalui koordinasi yang solid ini, arus lalu lintas di Kota Semarang tetap lancar dan angka fatalitas kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama, terutama di momen libur akhir tahun ini,” Ujar Kepala Cabang Jasa Raharja Semarang.[]





